Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (01/08/2026) Semangkuk ramen pedas tersaji di sebuah Restoran Ramen ‘Orizuru Ramen J-City’ yang berada di Jl J City Blok B16 Medan, tidak jauh dari pusat kota. Kuah kental berwarna merah pekat langsung terlihat begitu mangkuk diletakkan diatas meja, dengan taburan bubuk cabai yang masih terlihat mengapung di permukaan kuah.

Aroma tajam dari campuran cabai dan bawang putih tercium sejak mangkuk dibuka dari penutupnya. Mi kuning yang kenyal dipadukan dengan irisan daun bawang, telur rebus separuh, serta potongan daging ayam suwir yang tertata rapi di atas mi. Kuah kaldu yang digunakan terasa gurih dengan sensasi pedas yang menyengat di lidah, namun tidak meninggalkan rasa pahit di tenggorokan.

Porsi ramen pedas yang disajikan pada Jumat (31/07/2026) sore itu terlihat cukup untuk mengenyangkan satu orang dewasa, dengan harga yang tertera di daftar menu sebesar Rp18.000 per porsi. Tingkat kepedasan pada menu ini dapat disesuaikan sesuai permintaan pembeli, mulai dari level satu hingga level lima, sehingga setiap mangkuk yang disajikan bisa memiliki intensitas rasa pedas yang berbeda-beda.

Marfizah (19) mengungkapkan “Buat rasa pedesnya sih sudah enak ya, ngga pedes pahit gitu. Biasanya kalau makan pedes pasti ada hint pahit, entah dari bubuk cabai atau olahan sausnya. Tapi kali ini rasa pedesnya nagih. Harganya juga affordable di kantong mahasiswa.” Ungkapnya di wawancara (01/08/2026).

Sajian ramen pedas ini menjadi salah satu menu andalan di kedai tersebut, dengan ciri khas kuah merah pekat dan aroma cabai yang kuat menjadi daya tarik utama yang membedakannya dari menu ramen pada umumnya.