Banyuwangi, EXPLOREPUBLIC Kawah Ijen yang berada di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali ramai dikunjungi wisatawan karena menawarkan pemandangan alam indah serta fenomena api biru yang jarang ditemukan di tempat wisata lain oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Fenomena blue fire di Kawah Ijen muncul akibat pembakaran gas belerang bersuhu tinggi pada malam hingga menjelang pagi sehingga menarik perhatian wisatawan domestik maupun wisatawan asing yang datang untuk menyaksikan langsung keunikan alam tersebut bersama panorama pegunungan yang terlihat indah ketika suasana masih gelap menjelang waktu subuh setiap harinya.

Selain fenomena api biru, Kawah Ijen juga memiliki danau berwarna hijau toska yang dikenal sebagai salah satu danau asam terbesar di dunia sehingga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan pegunungan tersebut untuk menikmati keindahan alam sekaligus mengabadikan momen menggunakan kamera maupun telepon genggam pribadi mereka.

Para pendaki biasanya memulai perjalanan dari Pos Paltuding sejak dini hari untuk menikmati udara pegunungan yang dingin serta menyaksikan pemandangan matahari terbit dari kawasan kawah yang berada di ketinggian sambil menikmati suasana alam yang masih asri dan jauh dari keramaian perkotaan pada akhir pekan maupun hari libur nasional.

Seorang wisatawan asal Aceh, Khairunnisa,(25) mengaku kagum setelah menyaksikan langsung keindahan Kawah Ijen bersama fenomena blue fire yang terlihat menjelang waktu subuh sehingga membuat dirinya merasa puas karena dapat menikmati pemandangan alam yang berbeda dibandingkan tempat wisata lain yang pernah dikunjunginya bersama keluarga selama masa liburan berlangsung.

“Pemandangannya sangat indah dan perjalanan mendakinya juga menjadi pengalaman menarik yang sulit dilupakan,” ujar Khairunnisa saat berada di kawasan Kawah Ijen, Minggu (26/4/2026), sambil menikmati suasana pegunungan yang dingin serta pemandangan matahari terbit yang terlihat jelas dari area sekitar kawah bersama wisatawan lainnya yang datang sejak dini hari untuk melakukan pendakian.

Kawah Ijen juga dikenal sebagai lokasi penambangan belerang tradisional yang masih dilakukan masyarakat setempat menggunakan peralatan sederhana melalui jalur pendakian yang cukup terjal dan menantang bagi para pengunjung sehingga aktivitas para penambang sering menjadi perhatian wisatawan yang datang untuk melihat secara langsung proses pengambilan belerang di kawasan tersebut.

Pihak pengelola Taman Wisata Alam Kawah Ijen mengimbau seluruh pengunjung agar berhati-hati selama pendakian serta menggunakan masker untuk mengurangi risiko paparan gas belerang di kawasan kawah demi menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan selama berada di area wisata pegunungan tersebut pada waktu malam maupun menjelang pagi hari.