Bireuen, Explorepublic — (28/5/2026) Film animasi Mufasa: The Lion King yang dirilis di Kanada pada 20 Desember 2024 kembali menarik perhatian anak usia 6–12 tahun karena visual yang menarik, karakter hewan yang ekspresif, serta alur cerita yang lebih ringan dan mudah dipahami.
Anak-anak pada usia tersebut cenderung lebih tertarik pada film animasi yang memiliki warna cerah, musik, serta karakter sederhana dibandingkan film dengan alur cerita yang lebih kompleks. Unsur musik dalam film juga menjadi salah satu bagian yang paling mudah diingat dan disukai saat menonton.
Hal tersebut terlihat dari kebiasaan anak-anak yang lebih menikmati tontonan penuh warna dengan cerita sederhana yang mudah dipahami, terutama yang menghadirkan unsur hiburan seperti lagu dan adegan bernyanyi.
Aysha (10), siswi sekolah dasar di Bireuen, mengatakan bahwa ia paling menyukai bagian musik dalam film tersebut karena membuat suasana cerita lebih hidup dan menyenangkan saat ia menonton bersama keluarganya di bioskop Delipark XXI, Medan, 27 Desember 2024.
Ia juga menyebut salah satu adegan yang paling diingat adalah saat Mufasa kecil diajak Scar berjalan-jalan di hutan sambil bernyanyi. “Bagian nyanyinya paling seru dan mudah diingat, jadi aku lebih menikmati filmnya sampai selesai tanpa bosan,” ujarnya.
Kehadiran unsur visual yang menarik dan musik yang mudah diikuti tersebut membuat anak-anak lebih fokus dan terlibat secara emosional saat menonton, sehingga film animasi tetap menjadi pilihan utama dibandingkan film live action.