Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (29/05/2026)  Film yang bergenre horor semakin banyak digemari oleh kalangan remaja terutama mahasiswa Universitas Malikussaleh yang tinggal di kost bukit biru putih, Desa Blang Pulo, kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Banyak yang memilih menonton film horor sebagai hiburan karena dianggap membuat penasaran, menegangkan dan memberikan sensasi yang menantang dibanding genre film lainnya.

Film horor di Indonesia menjadi jenis tontonan yang paling disukai mahasiswa yang tinggal di kost bukit biru putih, karena adanya kedekatan sebuah budaya dan adanya mitos lokal yang membuat cerita terasa nyata. Contohnya film yang berjudul Perewangan, Pengabdi Setan, Mangkujiwo, Santet Segoro Pitu dan berbagai judul film horor lainya.

Fenomena ini yang biasanya terlihat saat menontonnya lewat platform streaming digital, rumah masing-masing, dan juga bisa menonton di bioskop saat tayangan perdana filmnya. Film genre horor ini ditonton saat waktu luang di sore hari setelah selesai beraktivitas atau di hari libur.

Salah satu mahasiswa yang tinggal di kost bukit biru, Lidia Nora (19)

mengungkapkan ia menyukai film genre horor karena merasa penasaran bagaimana dengan alur ceritanya, yang dimana ia melihat tayangan spoilernya lewat beranda platform digitalnya dan merasa tertarik untuk menontonnya. Meskipun akan merasakan sedikit takut pada setan yang ada pada filmnya ia tetap melanjutkan menonton.

“Menurut saya menonton film horor akan merasakan adanya ketakutan, terharu dan menegangkan dalam diri saya, dan saya merasa itu sangat seru. Karena saya suka di saat saya merasa tegang ataupun takut, dan saya dapat menguji seberapa kuat saya bertahan untuk tidak takut. walaupun setelahnya, saya merasa sedikit adanya ketakutan dalam diri saya, karena saya terbayang setannya tapi saya rasa itu menarik” ujarnya.

Dari situlah, banyak remaja terutama mahasiswa yang tinggal di kost bukit biru putih yang menonton film genre horor karena penasaran dengan alur ceritanya yang penuh kejutan, menarik dan mampu untuk memicu adrenalin. Selain itu dengan adanya efek suara dan suasana misterius dari dalam film yang ditonton menjadi sebuah pengalaman yang terasa tidak membosankan dan juga menarik perhatian para penonton.

Banyak yang menyukai film genre horor juga dipengaruhi oleh platform digital atau media sosial yang memberikan rekomendasi film terbaru dan cuplikan adegan menegangkan dari film genre horor tersebut. Hal inilah yang membuat rasa penasaran remaja terutama mahasiswa yang tinggal di kost bukit biru untuk menonton film horor yang sedang populer.

Dengan demikian, film bergenre horor banyak diminati oleh mahasiswa untuk

dijadikan sebuah hiburan di waktu luang. Narasumber mengungkapkan bahwa adrenalin saat menonton film horor menjadi daya tarik untuk terus melihat film dengan genre yang sama. Genre horor yang menjadi ikon untuk menarik perhatian para penonton muda atau remaja seperti mahasiswa yang tinggal di kost bukit biru putih.