Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC - Jumat (10/07/2026) Ketan durian menjadi salah satu hidangan yang banyak dicari masyarakat ketika musim durian tiba. Perpaduan ketan yang pulen dengan siraman santan durian yang kental menghadirkan cita rasa manis dan legit.

Cita rasa tersebut digemari, terutama oleh masyarakat yang menyukai durian. Salah seorang penikmat durian, Bunga (19), mengungkapkan bahwa ia sengaja membuat ketan durian sendiri di rumah ketika durian sedang musim dan harganya lebih terjangkau.

Menurutnya, kunci kelezatan ketan durian terletak pada pemilihan bahan. Ketan yang digunakan harus berkualitas tinggi dengan tekstur yang pulen, sehingga mampu menyerap kuah santan durian dengan sempurna tanpa menjadi lembek saat disiram.

Sementara itu, kuah santannya wajib menggunakan santan kental murni yang dimasak bersama daging durian matang pohon, gula, dan sedikit garam hingga menyatu dan mengental, sehingga menghasilkan emulsi saus yang gurih, legit, dan beraroma khas durian.

"Yang penting duriannya matang dan santannya tidak terlalu encer, supaya rasanya lebih legit. Saya biasanya menggunakan dua hingga tiga buah durian agar rasanya lebih terasa," ujar Bunga.

Bagi Bunga, ketelatenan meracik bahan tersebut sepadan dengan hasilnya. Ia mengaku lebih memilih membuat ketan durian sendiri karena rasanya bisa disesuaikan dengan selera, mulai dari tingkat kematangan durian hingga kekentalan santannya.

Hidangan ini kerap ia buat saat berkumpul bersama keluarga di rumah, sehingga momen menikmatinya turut menjadi bagian dari kebersamaan keluarga.

"Kalau musim durian seperti ini, saya lebih suka membuat ketan durian sendiri karena harganya lebih terjangkau, tetapi rasanya tetap enak. Apalagi kalau dinikmati bersama keluarga, jadi lebih terasa kebersamaannya," katanya.

Keberadaan ketan durian sebagai hidangan musiman menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan hasil bumi lokal untuk menciptakan sajian sederhana namun kaya rasa, sekaligus menjadi bagian dari momen kebersamaan yang dinanti setiap musim durian tiba.