Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (29/05/2026) Film menjadi sarana hiburan dan pelepas stres bagi mahasiswa Universitas Malikussaleh Prodi Ilmu Komunikasi karena banyaknya tekanan dari tugas kuliah dan kegiatan organisasi. Selain sebagai hiburan, film juga dapat memberikan pesan moral, motivasi, serta pelajaran tentang pentingnya komunikasi dan memahami perasaan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Seorang penonton film Swapped Kiara pada Sabtu malam (26/05/2026) di kawasan Pante Baro Kumbang, Matang Geulumpang 2 merasa film ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari karena dapat memberi pesan tentang pengertian dan pentingnya komunikasi. Mulai dengan cara memahami hubungan keluarga, pertemanan, atau konflik dari sisi perasaan. Adegan yang paling diingat adalah bagian “ikan yang awalnya membantu berubah menjadi serigala api dan berkhianat memberikan kejutan alur yang menarik.”

Mahasiswa biasanya menonton film pada waktu luang, seperti setelah kuliah, saat akhir pekan, atau ketika ingin melepas penat dari tugas dan aktivitas kampus. Film juga dapat ditonton di berbagai tempat, seperti di bioskop, kos, rumah, maupun melalui platform streaming digital melalui laptop ataupun handphone.

Dan yang perlu diperhatikan, mahasiswa harus memilih film yang bermanfaat, mengatur waktu menonton, dan tetap memprioritaskan kewajiban akademik agar kegiatan tersebut tidak mengganggu aktivitas belajar. Menonton film dapat memberikan dampak positif jika dilakukan secara bijak.