Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC— (10/06/2026) Timpa teks pada meme kini semakin sering ditemukan di berbagai platform media sosial. Tren ini banyak digunakan oleh pengguna internet untuk menyampaikan humor, sindiran, hingga tanggapan terhadap suatu peristiwa yang sedang ramai diperbincangkan.

Salah satu contoh yang cukup sering ditemui berasal dari komunitas meme di Facebook. Beberapa anggota komunitas membuat meme dengan timpa teks sebagai bentuk respons terhadap suatu konten atau pemberitaan yang dianggap tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Melalui meme tersebut, pengguna kemudian mengubah atau menambahkan teks pada gambar yang sudah ada untuk menciptakan versi yang lebih lucu atau menyindir.

Salah seorang mahasiswi, Ratu (18), mengatakan bahwa meme dengan timpa teks biasanya muncul ketika ada topik yang sedang ramai dibahas atau menimbulkan kekecewaan di kalangan pengguna media sosial.

" Biasanya kalau ada hal yang lagi viral atau lagi banyak dibahas orang, tidak lama pasti muncul meme timpa teks. Kadang satu gambar bisa diedit jadi banyak versi dan dipakai buat bercanda atau nyindir sesuatu," katanya.

Ratu juga menilai bahwa masih ada sebagian pengguna media sosial yang belum memahami bahwa konten tersebut hanyalah meme atau hasil suntingan.

"Tapi masih ada juga yang nggak tahu kalau itu cuma meme. Ada yang langsung percaya sama isi teksnya, padahal itu udah diedit dan bukan informasi aslinya," katanya.