Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (11/06/2026) Kawasan Gunung Salak Aceh menjadi salah satu tempat destinasi wisata pegunungan populer yang dinikmati oleh masyarakat karena memberikan pemandangan indah dengan biaya yang sangat relatif terjangkau atau murah.

Kawasan wisata puncak gunung salak ini berada di Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bener Meriah. Merupakan jalan lintas yang menghubungkan pesisir Aceh Utara menuju dataran tinggi Takengon, Aceh Tengah.

Lokasi ini ramai dikunjungi wisatawan seperti mahasiswa/mahasiswi yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus banyak mengeluarkan biaya. Di kawasan wisata tersebut terdapat banyak cafe modern di pinggir jalan, sebagai tempat nongkrong sambil menikmati pemandangan alam bersama teman atau keluarga.

Kunjungan wisatawan pada kawasan ini ramai pada akhir pekan atau hari libur, yang dikunjungi oleh mahasiswa atau keluarga. Pengunjung datang dari berbagai daerah di Aceh untuk menikmati udara yang sejuk, hamparan pepohonan hijau, serta panorama alam yang masih asri dengan embun yang mengelilingi kawasan gunung salak.

Rabu, 10 Juni 2026, di kost bukit biru putih, Desa Blang Pulo, Kota Lhokseumawe, Intan Permata Sari (20) Mahasiswi prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Malikussaleh, mengaku pernah mengunjungi kawasan gunung salak pada 08 Mei 2026 di hari Jumat bersama temannya. Ia berkunjung ke salah satu cafe yang bernama D’GROUND di kawasan gunung salak tersebut.

Ia mengatakan, “Saya berkunjung ke kawasan gunung salak karena tertarik dengan pemandangannya dan dengan budget yang terjangkau (worth it) untuk mahasiswa, makanya saya mencoba untuk berkunjung. Saat kesana saya hanya menghabiskan uang sekitar Rp.150.000,00, dimana itu cukup untuk berkunjung. Dan saya sangat terkesan dengan budget sedikit sudah dapat menikmati keindahan pemandangannya.Pokoknya saat berwisata kesana itu sesuai dengan budget mahasiswa dan tempatnya sesuai dengan ekspektasi saya” katanya.

Dengan uang Rp.150.000,00 sudah bisa berkunjung ke wisata itu, dimana Rp.50.000,00 untuk bensin motor pulang-pergi, uang masuk kawasan dan parkir tidak ada dan sisa uang Rp.100.000,00 untuk biaya makan di cafe yang disinggahi. Maka dari itu, banyak wisatawan seperti mahasiswa memilih kawasan gunung salak karena biaya perjalanan dan kebutuhan wisata yang cukup terjangkau.

Selain itu, dapat menikmati pemandangan di kawasan gunung salak tersebut, kawasan ini juga memberikan spot foto bagus dan juga dapat menghabiskan waktu untuk melepaskan penat dari aktivitas sehari-hari. Dengan keindahan alam dan budget yang terjangkau kawasan ini menjadi pilihan wisata bagi mahasiswa dan masyarakat yang ingin menikmati hari libur sederhana namun tetap berkesan.