Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (19/06/2026)  Menjaga kebersihan adalah bentuk self-care untuk menjaga kesehatan fisik, dimana hal itu juga menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap diri sendiri yang harus diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan ini dilakukan untuk menciptakan rasa nyaman, dan mencegah munculnya penyakit.

Kegiatan menjaga kebersihan harus dilakukan oleh seluruh kalangan mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, hingga orang dewasa. Menjaga kebersihan dapat dilakukan di berbagai tempat seperti kamar atau lingkungan kost, di rumah, lingkungan kampus atau lingkungan sekitar.

Penerapan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan di waktu-waktu tertentu saja, tetapi perlu menjadi rutinitas yang diterapkan setiap hari, seperti menjaga kebersihan pakaian, mandi secara teratur, mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas, serta membuang sampah pada tempatnya. Langkah-langkah inilah yang penting untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Jumat, 19 Juni 2026, Swastika Ratu Sinaga (17) mahasiswi prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh, mengungkapkan bahwa dengan membiasakan diri untuk menjaga kebersihan itu penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tubuh yang bersih, orang lain akan lebih nyaman berada di dekat kita, yang dimana hal itu dapat meningkatkan nilai dari kita di mata orang lain. Tetapi jika tidak menjaga kebersihan maka akan berdampak terhadap kondisi tubuh yang jika lama kelamaan dibiarkan dan menjadi kebiasaan akan mengundang penyakit.

Ia mengatakan “Menjaga kebersihan diri penting untuk kesehatan fisik karena dengan tubuh yang bersih, kemungkinan untuk terpapar penyakit lebih sedikit. Seperti yang kita tahu, penyakit yang disebabkan oleh bakteri itu bisa muncul karena kurangnya kesadaran kebersihan diri maupun lingkungan. Kalau kesehatan mental, bagi saya pribadi, menjaga kebersihan diri sudah seperti mental therapy atau bisa dikatakan sebagai "self reward" kepada diri saya sendiri. Saya merasa senang dan bahagia ketika harus menyisihkan waktu saya untuk kebersihan diri” katanya.Kebiasaan menjaga kebersihan ini harus terus diterapkan, jika tumbuh rasa malas terhadap kebersihan maka akan menimbulkan dampak terhadap kesehatan, kesan dari orang lain menjadi buruk serta akan menimbulkan ketidak nyamanan di lingkungan.

Menjaga kebersihan tidak mengenal gender, dimana kebersihan adalah sebuah bentuk cinta terhadap diri sendiri yang akan bermanfaat terhadap diri kita. Masyarakat terutama di kalangan anak muda seperti mahasiswa yang tinggal di kost harus mulai menyadari bahwa menjaga kebersihan bukan hanya kebiasaan tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri. Maka dari itu, harus memahami mengenai dampak dari menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Lingkungan yang bersih dapat mendukung aktivitas sehari-hari dan memberikan rasa nyaman saat berinteraksi dengan orang lain.

Dengan membiasakan hidup bersih, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjadikan kepedulian terhadap diri sendiri sebagian gaya hidup sehat yang berkelanjutan.