Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (20/05/2026) Musik kini tidak hanya digunakan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media healing dan sarana mengekspresikan emosi bagi banyak anak muda Aceh, Bireuen, kecamatan Kota Juang. Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya penggunaan berbagai genre musik di platform streaming dan media sosial hingga Kamis (21/5/2026) pukul 21.00 WIB, mulai dari pop, indie, lo-fi, hingga R&B yang banyak diputar untuk menemani aktivitas sehari-hari. Lagu-lagu bernuansa tenang dan emosional juga semakin sering digunakan pengguna internet sebagai latar konten tentang kesehatan mental, cerita kehidupan, serta refleksi diri di media sosial.
Penggunaan lagu-lagu emosional sebagai media healing juga dirasakan oleh sejumlah anak muda di Bireuen. Ukhti Syakira (18) mengaku sering mendengarkan lagu Never Let Go dari Lngshot untuk menenangkan pikiran setelah menjalani aktivitas sehari-hari. “Kalau lagi capek atau banyak pikiran, aku sering dengar lagu ‘Never Let Go’ karena lagunya bikin tenang dan nyaman didengar, apalagi malam hari,” ujarnya. Sementara itu, Alvia Syaira (18) mengatakan dirinya lebih sering mendengarkan lagu Bila milik Raisa karena liriknya dianggap relate dengan perasaan yang sedang dialami. “Aku suka dengar lagu ‘Bila’ karena liriknya kayak menggambarkan apa yang lagi dirasain, jadi lebih lega aja setelah dengar lagu itu,” katanya. Keduanya menilai musik menjadi salah satu cara paling mudah untuk mengekspresikan emosi tanpa harus mengungkapkannya secara langsung kepada orang lain
Meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap musik bernuansa emosional juga terlihat dari banyaknya playlist bertema healing dan suasana hati yang bermunculan di platform streaming. Playlist seperti “late night songs”, “healing time”, “study vibes”, hingga “sad songs” menjadi salah satu daftar putar yang paling sering didengarkan pengguna, terutama pada malam hari menggunakan aplikasi Spotify. Pengguna media sosial, Ukhti Syakira juga mulai membagikan playlist pribadinya kepada teman maupun pengikut di internet sebagai bentuk ekspresi diri dan dukungan emosional. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa musik tidak hanya dinikmati sebagai hiburan semata, tetapi juga menjadi ruang bagi seseorang untuk merasa dipahami melalui lagu-lagu yang mereka dengarkan.