Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC – Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori resmi diangkat ke dalam film layar lebar setelah sebelumnya mendapat perhatian besar dari pembaca Indonesia. Film yang mengadaptasi kisah perjuangan aktivis pada masa gejolak politik 1998 ini direncanakan tayang pada akhir 2026.

Novel laut bercerita mengisahkan perjalanan Biru Laut, seorang mahasiswa yang aktif dalam gerakan sosial dan politik bersama rekan-rekannya. Berlatar masa pemerintahan Orde Baru menjelang Reformasi, cerita tersebut menggambarkan kehidupan para aktivis yang memperjuangkan hak masyarakat di tengah kondisi politik dan ekonomi Indonesia yang penuh tekanan.

Dalam cerita tersebut, Biru Laut dan kelompoknya kerap melakukan diskusi mengenai isu sosial, politik, serta berbagai gagasan yang dianggap bertentangan dengan pemerintah saat itu. Salah satu aktivitas yang menjadi sorotan adalah pembahasan buku-buku karya Tan Malaka yang pada masa tersebut memiliki posisi sensitif dalam ruang publik.

Kepopuleran novel ini membuat Laut Bercerita menjadi salah satu karya sastra Indonesia yang banyak diminati. Tingginya minat pembaca membuat novel tersbeut terus mengalami cetak ulang hingga lebih dari 100 kali.

Melihat besarnya respons pembaca, Leila S. Chudori bersama tim kreatif sebelumnya menghadirkan adaptasi cerita tersebut dalam bentuk film pendek yang ditayangkan secara terbatas pada waktu tertentu. Antusiasme masyarakat terhadap karya visual tersebut kemudian mendorong pengembangan cerita menjadi film layar lebar.

Dalam proyek film layar lebar ini, karakter Biru Laut akan diperankan oleh Reza Rahadian. Selain itu, Dian Sastrowardoyo turut bergabung dalam jajaran pemain. Kehadiran dua aktor tersebut diharapkann mampu membawa kembali pesan perjuangan, kemanusiaan, serta ingatan sejarah yang menjadi inti cerita.

Adaptasi Laut Bercerita ke layar lebar menjadi salah satu upaya menghadirkan kembali kisah sejarah Indonesia melalui medium film. Dengan mengangkat pengalaman para aktivis pada masa Reformasi, film ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai perjalanan demokrasi Indonesia.

Film Laut Bercerita dijadwalkan tayang pada akhir 2026 dan menjadi salah satu karya adaptasi sastra yang paling dinantikan.