Deli Serdang, EXPLOREPUBLIC — (01/07/2026) Pedagang Rujak Ulek Simpang Jodoh di kawasan Pasar 7, Tembung, Kabupaten Deli Serdang, masih mempertahankan cita rasa khas yang membuat kuliner ini tetap diminati masyarakat. Perpaduan buah segar dengan bumbu tradisional menjadikan rujak ini sebagai pilihan warga setempat maupun pengunjung.
Rujak Ulek Simpang Jodoh memiliki cita rasa yang berbeda dari rujak pada umumnya. Keunikan kuliner ini terletak pada bumbunya yang menggunakan campuran pisang batu sehingga menghasilkan tekstur lebih kental dan rasa yang khas. Bumbu tersebut dipadukan dengan kacang tanah, gula merah, cabai, serta bahan lainnya, kemudian diulek bersama potongan buah segar seperti mangga, jambu, nanas, bengkuang, timun, dan kedondong.
Nama "Simpang Jodoh" berasal dari sejarah kawasan tersebut yang dulunya sering dijadikan tempat berkumpul dan lokasi kencan para pekerja perkebunan PTP serta warga sekitar. Sejak saat itu, persimpangan tersebut dikenal dengan sebutan Simpang Jodoh dan namanya masih digunakan hingga sekarang.
Salah seorang masyarakat lokal, Imam (20), mengatakan bahwa Rujak Ulek Simpang Jodoh sering ia hidangkan ketika ada kerabat dari luar daerah yang berkunjung.
"Kalau ada kerabat jauh datang, saya sering menghidangkan rujak ulek ini. Karena rasanya khas, jadi mereka juga suka," ujarnya.