Medan, EXPLOREPUBLIC Kesawan kembali ramai menjelang malam, trotoar dipenuhi warga yang datang dari berbagai penjuru kota untuk jalan santai dan berfoto, Kamis, (21/05/2026).
Berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, kawasan ini menjadi salah satu tempat nongkrong yang banyak dipilih anak muda karena gedung-gedung tuanya masih terawat.
Bangunan kolonial yang kokoh dipadukan cahaya lampu jalan membuat suasana sore ke malam di sini terasa berbeda dari kawasan lain. Banyak orang duduk di trotoar karena kursi-kursi yang disediakan pengelola, sambil ngobrol atau sekadar lihat keramaian.
Rina (24), warga Medan, mengaku sengaja datang sore itu. “Saya ke sini karena gedungnya bagus buat foto-foto. Nggak perlu ke luar kota, di sini aja udah cukup. Temen-temen juga banyak yang ajak nongkrong di Kesawan tiap pulang kerja,” katanya sambil tersenyum.
Di kawasan ini, pengunjung bisa foto di depan gedung tua, ngopi di pinggir jalan, jajan makanan lokal, sampai keliling pakai motor sambil lihat suasana. Jalanan padat, tapi justru itu yang bikin ramai.
Pedagang kaki lima ikut memeriahkan. Mulai dari jualan makanan, bunga, kopi, sampai fotobooth dadakan, semua ada di pinggir jalan. Suasananya yang ramai dan bikin pengunjung betah berlama-lama.
Hendra (22), penjual kopi, bilang dagangannya makin laku tiap malam. “Kalau malam gini kopinya cepat habis. Bisa tiga kali lipat dari hari biasa. Pengunjung makin banyak sejak jalannya sering dibersihin,” ujarnya.
Lampu jalan menyala satu per satu, menerangi fasad gedung tua dan bikin suasana Kesawan makin ramai sampai larut malam.
Kesawan sendiri adalah kawasan bersejarah tertua di Kota Medan, warisan kolonial Belanda yang sampai sekarang masih jadi spot favorit warga untuk jalan sore dan ngumpul bareng teman.