Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC - Serial animasi Upin & Ipinproduksi Les' Copaque Production, Malaysia, yang tayang di televisi dan YouTube, menjadi tontonan keluarga yang menyampaikan pesan persahabatan, toleransi, dan nilai sosial melalui kisah anak kembar di Kampung Durian Runtuh.

Serial ini mengisahkan Upin dan Ipin yang tinggal bersama Opah dan Kak Ros. Kehidupan sehari-hari mereka bersama teman-teman seperti Ehsan, Fizi, dan Mei dijadikan jalan cerita untuk mengenalkan nilai tolong-menolong, menghargai perbedaan, dan kerja sama. 

Bahasa yang sederhana, dialog ringan, serta animasi cerah membuat pesan moral mudah diterima anak. Beberapa episode juga menyelipkan edukasi tentang kebersihan, lingkungan, dan hari besar keagamaan.

"Nonton Upin & Ipin itu enak. Anak saya jadi tahu arti berbagi dan menghargai teman," ujar Yani (42) seorang ibu rumah tangga

Hingga tahun 2026 episode baru masih terus dirilis. Popularitasnya bertahan karena mampu memadukan hiburan dengan pendidikan tanpa terasa menggurui. 

Upin & Ipin awalnya dibuat untuk mengangkat budaya lokal Malaysia ke animasi agar anak-anak memiliki tontonan yang mendidik sekaligus menghibur. Serial ini kemudian berkembang dan kini sudah ditayangkan di berbagai negara. Keberhasilannya membuktikan bahwa tontonan anak bisa sekaligus menjadi media penanaman nilai.