Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (04/07/2026) Penggunaan bahasa singkatan di media sosial semakin menjadi bagian dari gaya komunikasi Generasi Z dan Generasi Alpha. Istilah seperti OTW (on the way), padim (pada di mana), MBB (maaf baru balas), hingga berbagai singkatan lainnya kini banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari melalui aplikasi pesan instan maupun media sosial.

Fenomena tersebut tidak hanya mempermudah komunikasi, tetapi juga mencerminkan perkembangan bahasa digital yang semakin akrab di kalangan anak muda. Singkatan-singkatan tersebut umumnya digunakan untuk membuat percakapan menjadi lebih singkat, cepat, dan mudah dipahami oleh sesama pengguna media sosial.

Aurelio (19), mahasiswa Universitas Telkom asal Aceh yang sedang merantau di Bandung, mengaku sering menjumpai penggunaan bahasa singkatan tersebut saat berkomunikasi dengan teman-teman sebayanya maupun ketika berselancar di media sosial.

Menurut Aurelio, penggunaan singkatan seperti OTW, padim, dan MBB sudah menjadi hal yang biasa di lingkungan pertemanannya. Ia mengatakan bahwa istilah-istilah tersebut mempermudah komunikasi karena lebih ringkas dibandingkan menuliskan kalimat secara lengkap.

“Bahasa singkatan seperti OTW, padim, atau MBB sering saya temui saat mengobrol dengan teman-teman maupun ketika melihat unggahan di media sosial. Menurut saya, penggunaan istilah tersebut membuat komunikasi menjadi lebih praktis dan mudah dipahami oleh orang-orang seusia saya,” ujarnya.

Meski demikian, Aurelio menilai penggunaan bahasa singkatan tetap perlu disesuaikan dengan situasi dan lawan bicara. Menurutnya, bahasa tersebut lebih tepat digunakan dalam percakapan santai di media sosial atau aplikasi pesan, sedangkan komunikasi formal sebaiknya tetap menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan mudah dipahami.

Fenomena penggunaan bahasa digital tersebut menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana berbagi informasi, tetapi juga berperan dalam membentuk kebiasaan berbahasa generasi muda. Di sisi lain, kemampuan menyesuaikan penggunaan bahasa sesuai konteks menjadi hal penting agar komunikasi tetap efektif di berbagai situasi.