Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC – Tekanan tugas kuliah dan jadwal akademik yang padat sering kali memicu stres bagi kalangan mahasiswa. Namun, alih-alih memilih tren self-healing mewah yang menguras kantong, sejumlah mahasiswa di Lhokseumawe lebih memilih olahraga joging sebagai sarana penyegaran pikiran yang murah dan sehat.

Fenomena ini terlihat di area Arun, Lhokseumawe, pada Sabtu (11/07/2026) sore. Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus lokal tampak meramaikan lintasan lari di kawasan tersebut.

Salah satu mahasiswa, Sarah (19), mengaku rutin melakukan joging dua hingga tiga kali dalam sebulan untuk menjaga kesehatan mentalnya. Menurutnya, tumpukan tugas akhir semester sempat membuatnya merasa jenuh dan tertekan.

"Tugas kuliah sedang banyak-banyaknya, jadi gampang stres. Saya pilih joging karena ini opsi paling murah. Tidak perlu keluar uang banyak untuk liburan atau nongkrong di kafe mahal, cukup pakai sepatu lari, pikiran sudah bisa segar kembali," ujar Sarah saat ditemui di lokasi, Jumat (11/07/2026).

Sarah menambahkan, suasana terbuka dan udara sore di Arun sangat membantu mengurangi beban pikirannya. Aktivitas fisik ini dinilai efektif membakar kalori sekaligus mengembalikan fokus belajar yang sempat menurun.

Tren joging sebagai alternatif self-healing ini diprediksi akan terus digemari. Selain hemat biaya, aktivitas ini juga memberikan dampak positif langsung bagi kebugaran fisik mahasiswa di tengah padatnya aktivitas akademik.