Lhokseumawe,EXPLOREPUBLIC.COM– Perkembangan teknologi digital membawa perubahan pada kebiasaan belajar mahasiswa. Kini, banyak mahasiswa mulai memanfaatkan e-book sebagai sumber belajar karena dinilai lebih praktis dan mudah diakses kapan saja.

Pemanfaatan e-book semakin banyak digunakan, terutama ketika mahasiswa tidak memiliki waktu untuk mengunjungi perpustakaan. Selain menghemat waktu, buku digital juga dinilai memudahkan mahasiswa memperoleh referensi perkuliahan.

Dalam wawancara yang dilakukan di Universitas Malikussaleh pada Kamis (23/07/2026), Raihan (19) mengaku lebih memilih menggunakan e-book ketika tidak sempat pergi ke perpustakaan. Menurutnya, buku digital sangat membantu, terlebih saat sedang mengerjakan tugas resume buku Manajemen Komunikasi yang memiliki batas waktu pengumpulan.

"Kalau tidak sempat ke perpustakaan, saya biasanya mencari e-book. Apalagi sekarang sedang mengejar deadline tugas resume, jadi lebih praktis karena bukunya bisa langsung dibaca lewat ponsel atau laptop," ujar Raihan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Aulia (20). Ia mengaku terkadang enggan pergi ke perpustakaan karena cuaca di Kota Lhokseumawe yang cukup panas. Menurutnya, e-book menjadi solusi agar tetap dapat belajar secara konsisten tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.

Aulia mengatakan penggunaan e-book tidak hanya memudahkan mahasiswa dalam mencari referensi, tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih fleksibel karena dapat diakses di mana saja dan kapan saja.

Keduanya berharap koleksi e-book yang tersedia semakin beragam sehingga dapat membantu mahasiswa memperoleh referensi yang dibutuhkan selama perkuliahan. Menurut mereka, kehadiran e-book menjadi salah satu bentuk perubahan gaya belajar mahasiswa di era digital.