Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC – Film Maleficent besutan Disney menjadi salah satu film yang masih diminati mahasiswa karena membongkar perspektif tunggal dongeng klasik dan menghadirkan narasi moral yang kompleks dengan alur cerita yang menarik. Pada Senin (20/07/2026), sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh mengisi waktu luang dengan menonton dan mendiskusikan film karya sutradara Robert Stromberg tersebut.
Film Maleficent yang dirilis oleh Walt Disney Pictures menceritakan kisah latar belakang dari tokoh yang selama ini dikenal sebagai ibu peri jahat dalam dongeng Sleeping Beauty. Melalui perpaduan aksi, fantasi, dan drama emosional, film tersebut menyampaikan pesan moral yang berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan.
Salah seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Nadia (20), mengungkapkan bahwa Maleficent menjadi salah satu film favoritnya karena memiliki alur cerita dan pengembangan karakter yang sulit ditebak.
“Menurut saya, Maleficent tidak hanya menyajikan hiburan visual yang memukau, tetapi juga memberikan pesan bahwa tidak ada cerita yang murni hitam-putih. Alur ceritanya membuat penonton terus penasaran hingga akhir dan mengubah cara pandang kita terhadap tokoh antagonis,” ujarnya.
Mahasiswa lainnya, Aulia (20), menilai film Maleficent sangat layak ditonton karena mampu menyampaikan pesan moral mengenai kasih sayang dan pemulihan luka masa lalu melalui pengemasan cerita yang menarik.
“Film ini menunjukkan bahwa sebuah karya tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat memberikan pelajaran mengenai empati, pengampunan, dan penerimaan diri. Itulah yang membuat Maleficent begitu berkesan bagi saya,” katanya.
Menurut mereka, Maleficent menjadi salah satu film yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka wawasan penonton mengenai perspektif ganda dalam memahami sebuah karakter melalui penyajian cerita yang berkualitas.