Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC (29/07/2026) Gamelan merupakan alat musik tradisional Indonesia yang berkembang dalam kebudayaan Jawa, Bali, dan Sunda serta masih menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan budaya hingga sekarang.

Keberadaannya terus dijaga melalui pertunjukan seni, upacara adat, kegiatan keagamaan, dan berbagai acara tradisional. Perpaduan bunyi yang khas membuat gamelan tetap menarik serta dikenal oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Dalam setiap penampilan, gong, kendang, saron, bonang, dan kenong dimainkan secara bersama-sama. Setiap alat memiliki fungsi berbeda yang saling melengkapi sehingga mampu membentuk susunan irama yang teratur dan harmonis.

Menurut Mutiara (20), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, memainkan gamelan membutuhkan konsentrasi, ketelitian, dan kekompakan. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai di salah satu sanggar seni di Kota Lhokseumawe, pada 28 Juli 2026.

“Bagi saya, gamelan bukan hanya menghasilkan alunan yang indah, tetapi juga mengajarkan kerja sama. Setiap pemain memiliki peran penting dalam menciptakan irama yang harmonis,” ujarnya.

Selain menjadi hiburan, gamelan juga digunakan untuk mengiringi wayang kulit, tari tradisional, serta berbagai kegiatan budaya. Pengenalan melalui sekolah dan sanggar seni diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda sekaligus menjaga kelestarian gamelan.