Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC (24/07/2026) Baju adat Suku Gayo atau Kerawang Gayo merupakan pakaian tradisional khas masyarakat Gayo yang memiliki motif sulaman berwarna-warni dengan makna filosofis tentang persatuan, keberanian, keharmonisan, dan nilai kehidupan masyarakat setempat.

Fida Kamsah (19), salah satu masyarakat Suku Gayo, mengenakan baju adat Kerawang Gayo sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya daerahnya. Menurutnya, baju adat Gayo bukan hanya pakaian tradisional, tetapi juga simbol identitas, kebanggaan, dan warisan budaya yang perlu dijaga serta dilestarikan oleh generasi muda.

Baju adat Gayo dikenakan pada berbagai acara adat dan budaya, seperti upacara pernikahan, penyambutan tamu kehormatan, festival budaya, peringatan hari besar, serta kegiatan resmi yang menampilkan identitas budaya Aceh.

Baju adat ini berasal dari wilayah dataran tinggi Gayo yang meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues, serta sering ditampilkan dalam berbagai kegiatan budaya di seluruh Aceh.

Baju adat Gayo tetap dilestarikan karena menjadi simbol identitas budaya masyarakat Gayo, mengandung nilai-nilai luhur, serta menjadi warisan budaya yang harus dijaga agar tidak hilang akibat perkembangan zaman.

Pelestarian dilakukan melalui penggunaan baju adat pada acara resmi dan adat, penyelenggaraan festival budaya, edukasi kepada generasi muda, serta pengembangan desain yang tetap mempertahankan motif dan filosofi Kerawang Gayo.