Lhokseumawe, Explorepublic – Kamis (26/06/2026), cerita rakyat Batu Gantung di Danau Toba, Sumatera Utara, terus memikat perhatian masyarakat luas. Kisah tragis tentang perjuangan seorang gadis bernama Seruni ini dinilai sarat akan pesan moral kehidupan.

Adly (19), seorang warga asli Sumatera Utara, menilai kisah tersebut sangat menyentuh. Menurutnya, perjalanan hidup Seruni mencerminkan pentingnya menghormati hak perempuan dalam menentukan pilihan masa depan sendiri.

“Batu gantung itu bukan cuma dongeng biasa buat pengantar tidur. Cerita ini sebenarnya menyindir keras orang tua yang suka memaksakan kehendak sampai bikin anaknya tertekan,” ujarnya.

Dirinya pun berharap nilai-nilai luhur dari legenda nusantara ini tidak hilang ditelan zaman. Menurutnya, warisan budaya seperti ini harus tetap hidup di tengah masyarakat yang kian modern.

Ia menyarankan agar cerita ini dilestarikan melalui pembuatan animasi digital dan buku bergambar. Langkah kreatif tersebut dinilai sangat efektif untuk menarik minat sekaligus mengedukasi generasi muda saat ini.

Meskipun tragis, akhir cerita Seruni diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik dalam keluarga adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya keputusan yang berakibat fatal.