Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (27/06/2026) Pada era sekarang, banyak mahasiswa yang memilih kuliah sambil bekerja, baik secara paruh waktu maupun penuh waktu. Hal ini dikarenakan untuk mencari pengalaman kerja.
Dante (22), mahasiswa Universitas Terbuka, Program Studi Manajemen asal Tangerang Selatan, sudah mulai kuliah sambil kerja pada saat semester 3, ia mengungkapkan “kalau mau kuliah sambil kerja, harus dilihat dulu jadwal perkuliahan. Jika masih banyak waktu senggang dan cuma mau cari pengalaman lebih baik magang. Tapi kalau ingin menambah penghasilan boleh coba freelance atau kerja paruh waktu seperti di cafe atau restoran” ujarnya.
Tips kuliah sambil kerja perlu diterapkan sejak mahasiswa mulai memutuskan untuk kuliah sambil kerja, umumnya pada saat semester 2 hingga 5 karena mahasiswa sudah terbiasa dengan lingkungan kampus dan mulai mampu mengatur waktu antara pekerjaan dan perkuliahan untuk mencari pengalaman sebelum lulus.
Secara umum, mahasiswa memilih pekerjaan yang menawarkan jam kerja yang fleksibel, sehingga jam pekerjaan tidak menghambat masa kuliah dan tetap berjalan seimbang.
Mahasiswa memilih kuliah sambil kerja bekerja karena berbagai alasan. Umumnya untuk mengurangi beban ekonomi keluarga, mencari pengalaman kerja hingga meningkatkan keterampilan berkomunikasi.
Agar pekerjaan tidak menghambat waktu perkuliahan, mahasiswa harus mengambil keputusan dengan matang dan selalu menjaga kesehatan. Memilih pekerjaan paruh waktu, ataupun bekerja secara online seperti freelance, serta berkomunikasi dengan atasan ataupun dosen agar tugas kuliah dan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.