Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC - Lagu "Don't Look Back in Anger" dari band Oasis kembali menjadi salah satu lagu yang banyak didengarkan oleh anak muda. Meski dirilis pada tahun 1996, lagu ini kembali populer melalui berbagai platform musik digital dan media sosial. Liriknya yang mengangkat tema penyesalan, kehilangan, dan ajakan untuk berdamai dengan masa lalu membuat lagu ini dianggap masih relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini.

Banyak anak muda memilih mendengarkan lagu tersebut ketika sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti putus cinta, kehilangan orang terdekat, maupun tekanan dalam kehidupan sehari-hari. Melodi yang tenang dipadukan dengan lirik yang penuh makna memberikan kesan emosional sehingga mampu menemani pendengarnya melewati masa-masa sulit.

Dalam wawancara yang dilakukan di Kantin Kampus Universitas Malikussaleh, Jalan Bukit Indah, Blang Pulo, Lhokseumawe, Emanuel (20) mengaku lagu tersebut selalu menjadi salah satu pilihannya ketika sedang merasa sedih atau ingin menenangkan pikiran.

"Lagu ini bukan hanya tentang patah hati, tetapi juga mengajarkan kita untuk tidak terus hidup dalam penyesalan. Saya sering memutarnya saat ingin menenangkan diri karena liriknya memberi semangat untuk menerima kenyataan," ujar Rizky.

Fenomena ini menunjukkan bahwa karya musik Oasis masih mampu bertahan lintas generasi. Meskipun telah berusia puluhan tahun, "Don't Look Back in Anger" tetap memiliki tempat di hati pendengar muda karena pesan yang disampaikan bersifat universal dan dapat dirasakan oleh siapa saja.