Lhokseumawe, Explorepublic — Cerita rakyat Legenda Danau Toba terus diperkenalkan kepada generasi muda sebagai upaya melestarikan warisan budaya Nusantara. Kisah yang berasal dari Sumatra Utara tersebut dinilai memiliki banyak nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kegiatan pembelajaran budaya di SMP Negeri 2 Lhokseumawe, Rabu (24/06/2026), guru memperkenalkan kembali Legenda Danau Toba kepada para siswa. Dalam kegiatan tersebut, siswa mendengarkan cerita, berdiskusi, dan menyampaikan kembali isi cerita yang telah dipelajari.
Legenda Danau Toba menceritakan tentang seorang petani yang menikahi seorang wanita jelmaan ikan dengan syarat tidak boleh mengungkap asal-usul istrinya kepada siapa pun. Namun, karena melanggar janji tersebut, terjadi peristiwa yang kemudian dipercaya sebagai asal-usul terbentuknya Danau Toba.
Menurut Anisya (14), cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter.
“Melalui cerita rakyat, siswa dapat belajar tentang pentingnya menepati janji, bersikap jujur, dan menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut masih relevan hingga saat ini,” ujarnya.
Guru dan siswa berharap cerita rakyat seperti Legenda Danau Toba dapat terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern.