Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC – Kesadaran mahasiswa dalam mengatur keuangan semakin meningkat di tengah naiknya biaya kebutuhan sehari-hari. Banyak mahasiswa mulai menerapkan anggaran bulanan agar pengeluaran tetap terkendali tanpa mengganggu kebutuhan akademik.

Fenomena tersebut terlihat di kalangan mahasiswa yang kini lebih selektif dalam membelanjakan uang saku. Mereka menyusun daftar kebutuhan prioritas, mengurangi pembelian barang yang tidak mendesak, serta memanfaatkan berbagai promo untuk menghemat pengeluaran.

Salah seorang mahasiswa, Rini (19), mengaku telah membiasakan diri mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Menurutnya, cara tersebut membantu menghindari pemborosan.

"Kalau tidak dicatat, uang sering habis tanpa tahu dipakai untuk apa. Sekarang saya lebih mengutamakan kebutuhan kuliah dan makan daripada membeli barang yang sebenarnya belum diperlukan," ujar Rini saat diwawancarai pada Jumat (31/7).

Selain mencatat pengeluaran, Rini juga membatasi penggunaan uang elektronik agar tidak mudah tergoda berbelanja secara impulsif. Ia memilih membawa uang tunai sesuai kebutuhan harian sehingga pengeluaran lebih mudah dikontrol.

Kebiasaan mengatur anggaran dinilai menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kondisi keuangan mahasiswa. Dengan perencanaan yang baik, mahasiswa tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menyisihkan sebagian uang sebagai tabungan darurat.