Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (01/07/2026) Mahasiswa Simalungun Universitas Malikussaleh memperkenalkan bahasa Batak kepada mahasiswa dari berbagai daerah sebagai upaya melestarikan bahasa daerah. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengenalkan kekayaan bahasa dan budaya Indonesia kepada generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan berbagai kosakata, ungkapan sehari-hari, serta cara pengucapan dalam bahasa Batak. Selain itu, peserta juga diajak memahami makna dari beberapa ungkapan yang sering digunakan dalam kehidupan masyarakat Batak.

Salah seorang mahasiswa Simalungun Universitas Malikussaleh, Ery Ardiansyah Sinaga (20), mengungkapkan bahwa memperkenalkan bahasa Batak merupakan salah satu cara untuk menjaga keberadaan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.

“Bahasa Batak merupakan bagian dari identitas budaya yang harus terus dijaga. Saya berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal dan bangga menggunakan bahasa daerahnya,” ujarnya.

Mahasiswa lainnya, Dewa (20), menilai kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa saling menghargai terhadap keberagaman bahasa yang dimiliki Indonesia. “Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memperkenalkan bahasa Batak, tetapi juga mengajak mahasiswa lain untuk memahami bahwa setiap bahasa daerah memiliki keunikan dan nilai budaya yang patut dilestarikan,” katanya.

Menurut mereka, pengenalan bahasa Batak di lingkungan kampus menjadi salah satu langkah untuk menjaga keberagaman bahasa daerah sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat yang berasal dari berbagai suku dan budaya.