Lhokseumawe, Explorepublic — Cerita rakyat Malin Kundang masih dikenang generasi muda khususnya di Lhokseumawe, karena pesan moralnya tentang menghormati orang tua yang dinilai tetap relevan.
Kamis (25/06/2026), mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Siti Rahma (19), mengatakan cerita Malin Kundang masih sering dikenalkan melalui pelajaran sekolah dan berbagai media digital.
Menurut Siti, nilai moral dalam cerita tersebut menjadi alasan utama mengapa Malin Kundang tetap dikenal serta diingat oleh generasi muda hingga sekarang.
"Saya mengenal cerita ini sejak sekolah dasar. Pesannya mudah dipahami dan mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, sehingga masih sering diingat sampai sekarang," ujarnya.
Selain mengandung pesan moral, cerita Malin Kundang juga mudah dipelajari karena sering dimuat dalam buku pelajaran, cerita anak, serta berbagai konten.
Dengan demikian, masyarakat serta generasi muda harus tetap menjaga warisan budaya daerah agar nilai-nilai positif dalam kisah Malin Kundang tetap dikenal banyak orang.