Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC – (20/06/2026) Mendengarkan musik menjadi salah satu bentuk self-care yang banyak dilakukan mahasiswa di Kota Lhokseumawe untuk mengurangi penat setelah menjalani berbagai aktivitas perkuliahan. Aktivitas tersebut biasanya dilakukan di kamar kos, kafe, area kampus, maupun saat berada dalam perjalanan menuju tempat kuliah.
Di tengah padatnya jadwal perkuliahan, tugas akademik, dan kegiatan organisasi, banyak mahasiswa memanfaatkan musik sebagai sarana relaksasi. Berbagai genre musik dipilih sesuai suasana hati untuk membantu menciptakan rasa nyaman dan ketenangan setelah beraktivitas.
Fenomena ini terlihat dari meningkatnya penggunaan platform musik digital yang memungkinkan pengguna mendengarkan lagu kapan saja dan di mana saja. Tidak sedikit mahasiswa yang menjadikan musik sebagai teman saat belajar, beristirahat, maupun ketika sedang melakukan perjalanan.
Salah satu mahasiswi, Nanda Putri (20), yang ditemui di area Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh pada Rabu (17/06/2026), mengaku sering mendengarkan musik di kamar kos setelah menyelesaikan tugas kuliah. Menurutnya, musik membantu mengurangi rasa lelah dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.
“Ketika merasa lelah setelah menjalani berbagai aktivitas perkuliahan, saya biasanya meluangkan waktu untuk mendengarkan musik. Aktivitas tersebut membantu saya merasa lebih tenang dan membuat pikiran menjadi lebih rileks,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Fikri Maulana (21) yang ditemui di salah satu kafe di Kota Lhokseumawe pada Kamis (18/06/2026). Ia mengatakan musik sering menjadi teman saat belajar maupun ketika ingin menenangkan diri setelah menjalani aktivitas yang padat. “Saya hampir setiap hari mendengarkan musik, baik saat belajar maupun ketika beristirahat. Selain memberikan hiburan, musik juga membantu saya menjaga fokus dan mengurangi stres setelah menjalani kegiatan perkuliahan,” katanya.
Selain memberikan hiburan, mendengarkan musik juga dinilai mampu membantu menjaga keseimbangan emosional. Oleh karena itu, banyak Generasi Z memilih aktivitas sederhana tersebut sebagai salah satu cara untuk merawat diri dan menjaga kesehatan mental.
Dengan demikian, mendengarkan musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi pilihan self-care yang banyak dilakukan Generasi Z untuk membantu mengurangi penat dan menjaga suasana hati di tengah kesibukan sehari-hari.