Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (04/07/2026) — Bahasa Aceh merupakan bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat suku Aceh, terutama di wilayah pesisir dan sebagian besar Provinsi Aceh, Indonesia. Bahasa ini merupakan salah satu identitas budaya paling penting bagi masyarakat Aceh dan telah digunakan secara turun-temurun.
Dalam Lingkungan Kampus Universitas Malikussaleh, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Kelas II E mulai menggunakan bahasa Aceh semenjak awal semester ganjil hingga semester genap (2025/ 2026) sebagai bentuk adaptasi lingkungan yang dilakukan mahasiswa yang berasal dari luar daerah Aceh, Riadus Salamah & Ulva Mauliza turut membantu belajar memahami bahasa dan pengucapan bahasa Aceh.
Melalui interaksi langsung ataupun lewat media sosial, Riadus mengungkapkan dapat membantu memberikan informasi tentang bagaimana bahasa Aceh biasa digunakan dan pengucapan yang benar. Ratu (18) merupakan salah satu mahasiswa Universitas Malikussaleh yang belajar kosakata bahasa Aceh bersama Riadus Salamah, Ratu mengungkapkan sudah belajar beberapa bahasa Aceh beserta terjemahannya.
Hingga Kamis, 2 Juli 2026 Swastika Ratu Sinaga (18), Zahra Naila Hasty (19) mahasiswa dari Universitas Malikussaleh Jurusan Ilmu Komunikasi masih menghidupkan kembali penggunaan bahasa Aceh sebagai media komunikasi dan adaptasi lingkungan. Bahasa Aceh yang awalnya hanya digunakan sesama warga lokal, kini sudah menjadi bahasa yang ikut menjadi
penggunaan sehari-hari.