Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (23/06/2026) – Bekerja sambil berkuliah menjadi pilihan yang semakin banyak dilakukan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus menambah penghasilan. Namun, menjalani kedua aktivitas tersebut secara bersamaan membutuhkan kemampuan manajemen waktu yang baik agar kegiatan akademik dan pekerjaan dapat berjalan seimbang.
Di tengah tuntutan tugas perkuliahan yang padat, mahasiswa yang bekerja dituntut untuk mampu mengatur jadwal secara efektif. Kemampuan menentukan prioritas menjadi salah satu faktor penting agar tanggung jawab akademik tetap dapat diselesaikan tanpa mengabaikan pekerjaan.
Salah satu mahasiswa Universitas Malikussaleh, Muhammad Fadhil (22), yang ditemui di kawasan Kampus Bukit Indah pada Senin (22/06/2026), mengaku telah bekerja sambil berkuliah selama beberapa semester terakhir. Menurutnya, menyusun jadwal harian menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan perkuliahan.
"Menurut saya, membuat jadwal yang teratur sangat membantu dalam membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, dan istirahat. Dengan begitu, setiap tanggung jawab dapat dijalankan dengan lebih baik," ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Nabila Rahma (21) yang menjalani perkuliahan sambil bekerja paruh waktu. Ia mengatakan penting bagi mahasiswa untuk memahami batas kemampuan diri agar tidak mengalami kelelahan akibat aktivitas yang berlebihan. "Mahasiswa yang bekerja perlu memahami prioritas dan tetap menjaga kesehatan. Istirahat yang cukup juga penting agar aktivitas kuliah dan pekerjaan dapat berjalan dengan optimal," katanya.
Selain manajemen waktu, komunikasi yang baik dengan pihak kampus maupun tempat kerja juga dinilai penting. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, mahasiswa dapat menyesuaikan jadwal ketika terdapat kegiatan akademik atau pekerjaan yang bersifat mendesak.
Dengan demikian, bekerja sambil berkuliah dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa apabila dijalani dengan perencanaan yang baik. Kemampuan mengatur waktu, menjaga kesehatan, dan menentukan prioritas menjadi kunci untuk menjalani kedua aktivitas tersebut secara seimbang