Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (03/07/2026) – Pelestarian budaya dan bahasa daerah menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga identitas dan warisan budaya di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi. Generasi muda diharapkan dapat berperan aktif dalam mempertahankan penggunaan bahasa daerah serta melestarikan berbagai nilai budaya agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pada kamis (2/7/2026), di Bukit Indah, Lhokseumawe, salah satu mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Aulia Amalia (20), yang berasal dari suku Jawa, mengungkapkan bahwa pelestarian budaya dan bahasa daerah dapat dilakukan dengan membiasakan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari serta mempelajari berbagai tradisi dan kesenian daerah. "Menurut saya, cara untuk melestarikan budaya dan bahasa daerah adalah dengan terus menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, mempelajari adat istiadat, serta memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda lainnya," ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial saat ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya dan bahasa daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, berbagai platform digital dapat menjadi media yang efektif dalam menyebarluaskan informasi mengenai budaya, tradisi, dan bahasa daerah.

Menurut Aulia Amalia (20), tantangan terbesar dalam pelestarian budaya dan bahasa daerah adalah semakin berkurangnya minat generasi muda dalam menggunakan bahasa daerah dan mempelajari budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.

Aulia Amalia (20) juga mengajak generasi muda untuk lebih mencintai budaya daerah dengan aktif mengikuti kegiatan kebudayaan, mempelajari bahasa daerah, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi dan promosi budaya.Melalui upaya pelestarian budaya dan bahasa daerah, diharapkan generasi muda dapat terus menjaga identitas budaya bangsa, meningkatkan rasa cinta terhadap budaya lokal, serta berkontribusi dalam mempertahankan warisan budaya Indonesia di masa depan.