Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (03/07/2026) Bahasa daerah adalah bahasa yang digunakan oleh suatu wilayah masyarakat atau suku sebagai alat komunikasi sehari-hari. Untuk berkomunikasi, manusia umumnya menggunakan bahasa daerah masing-masing.
Riadus Salamah (19), Mahasiswi Universitas Malikussaleh, Program Studi Ilmu Komunikasi, mengatakan bahwa “karena pengucapannya gampang dan cepat, dan saya gunakan setiap hari mau di rumah, di luar dan kadang di kampus” ujarnya.
Bahasa daerah digunakan ketika berbicara dengan lawan bicara sama-sama memahami bahasa tersebut seperti teman sekolah atau dengan keluarga. Bahasa daerah tidak digunakan di acara formal seperti rapat resmi yang tidak ada hubungannya dengan masyarakat adat, umumnya lebih menggunakan bahasa indonesia agar dapat dipahami semua orang.
Orang-orang menggunakan bahasa daerah di banyak tempat, terutama di lingkungan yang masih kuat budaya lokalnya. Bahasa daerah biasanya dipakai saat berbicara dengan keluarga, di pasar desa atau kampung dan acara adat tradisional.
Ada beberapa alasan yang menyebabkan menggunakan bahasa daerah, terutama untuk menjaga identitas budaya lokal, membantu berkomunikasi lebih dekat dan akrab dan menunjukkan rasa hormat dan kedekatan. Hal ini tidak hanya untuk memudahkan komunikasi, tetapi untuk menguatkan budaya lokal.
Agar berkomunikasi dengan bahasa daerah dengan baik, harus memastikan lawan bicara juga mengerti bahasa tersebut. Selain itu, penggunaan bahasa daerah sangat mudah dan cepat apalagi digunakan setiap hari, hingga lawan bicara tidak bingung saat berkomunikasi. Mulai berbicara dengan bahasa ringan, sopan santun dan melihat situasi seperti teman sekampung atau pasar.