Pematangsiantar, EXPLOREPUBLIC – Masyarakat Pematangsiantar menggelar tradisi adat upah-upah pada Selasa (16/06/2026). Ritual sakral suku Batak ini bertujuan untuk memulihkan jiwa sekaligus mengembalikan semangat seseorang yang sempat hilang.
Prosesi budaya yang sarat akan nilai spiritual tersebut dilaksanakan secara khidmat di salah satu rumah warga. Kegiatan ini sengaja diselenggarakan setelah seorang anggota keluarga pulih dari sakit.
Ritual tersebut dipimpin oleh pemuka adat setempat dengan menyajikan hidangan simbolis. Sajian khusus seperti nasi kuning, ayam, dan telur disusun rapi sebagai media penghantar doa keselamatan.
Andine (19) menurutnya, tradisi tersebut membuat dirinya merasa lebih tenang dan bersemangat setelah menjalani pemulihan. Hal itu dirasakannya langsung berkat besarnya perhatian serta dukungan tulus dari seluruh keluarga.
“Jujur aku terharu banget, rasanya jadi lebih tenang setelah diupah-upah keluarga, apalagi kemarin sempat lemas karena demam seminggu, sekarang rasanya semangatku sudah kembali lagi,” ujarnya.
Tradisi turun-temurun ini terus dijaga agar tidak punah digilas zaman modern. Melalui upah-upah, masyarakat berharap nilai kebersamaan dan kekuatan doa keluarga tetap menjadi banteng pelindung utama.