Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (19/06/2026) Lari pagi menyimpan lebih dari sekadar rutinitas fisik. Setiap langkah yang diayunkan turut melatih jantung bekerja lebih kuat, melepaskan ketegangan yang mengendap semalaman, dan perlahan mengembalikan fokus yang sering hilang oleh padatnya aktivitas. Bukan hanya tubuh yang terasa lebih bugar, pikiran pun ikut menemukan ketenangannya sendiri, menjadikan pagi hari sebagai titik awal yang lebih ringan untuk melangkah ke hari-hari berikutnya.
Setiap pukul tujuh pagi, Farhan Figna (21) salah satu mahasiswa jurusan kesehatan keluar dari kos miliknya di kawasan Limau Manis, Padang, menuju GOR H. Agus Salim yang berjarak delapan ratus meter. Dia berlari mengelilingi GOR selama tiga puluh menit kemudian melakukan pendinginan selama lima menit. Kebiasaan ini sudah dia lakukan sejak awal 2023 hingga saat ini, Kegiatan ini dia lakukan untuk meningkatkan performa latihannya.
Farhan memilih jalan kaki karena tidak membutuhkan biaya maupun peralatan khusus. Dia hanya mengenakan sepatu olahraga dan membawa botol minum kecil setiap kali keluar kos. Rute yang dia tempuh selalu sama, mengitari jalur setapak di pinggir GOR yang ramai pengunjung lainnya, lalu duduk sejenak di bangku sebelum pulang.
Menurut Farhan, tiga puluh menit berjalan kaki di pagi hari cukup untuk membuat pikirannya lebih tenang sebelum memulai aktivitas . “Badan jadi lebih ringan, kepala juga ikut lebih jernih. Ini satu-satunya waktu dalam sehari yang benar-benar saya pakai untuk diri sendiri, tidak mikirin kerjaan,” ujarnya, Rabu (17/06/2026).
Secara fisik, lari pagi membantu melatih jantung agar bekerja lebih efisien, memperkuat otot-otot kaki, serta menjaga kepadatan tulang. Aktivitas ini juga efektif membakar kalori, sehingga sangat membantu bagi mereka yang ingin menjaga berat badan tetap ideal. Yang menarik, manfaat pembakaran kalori ini tidak berhenti begitu saja setelah selesai berlari, karena metabolisme tubuh tetap meningkat selama beberapa jam setelahnya.
Selain itu, kebiasaan ini turut membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh, sehingga kualitas tidur di malam hari pun ikut membaik. Dengan rutin berlari di pagi hari, seseorang akan merasakan tubuh yang lebih bugar, pikiran yang lebih tenang, serta semangat yang lebih besar untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.