Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC, Jumat (31/07/2026) – Tifa, alat musik tradisional khas Papua, terus menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai sejarah dan seni tinggi. Alat musik pukul yang terbuat dari kayu dan kulit hewan ini dikenal sebagai pengiring tarian adat, upacara adat, hingga penyambutan tamu kehormatan.
Di tengah perkembangan musik modern, Tifa tetap dikenalkan kepada masyarakat melalui berbagai festival budaya, pertunjukan seni, dan kegiatan pendidikan. Upaya tersebut dilakukan agar generasi muda semakin mengenal sekaligus mencintai kekayaan budaya Nusantara.
Menurut hasil wawancara yang dilakukan pada Rabu (29/07/2026) di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Abdul Karim (30), seorang nelayan, mengatakan bahwa setiap alat musik tradisional memiliki makna yang mencerminkan identitas daerah asalnya.
“Tifa bukan sekadar alat musik, tetapi juga bagian dari jati diri masyarakat Papua. Warisan seperti ini harus terus dijaga agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Pelestarian Tifa dapat dilakukan melalui pembelajaran di sekolah, festival budaya, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.