Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (10/07/2026) — Kerajinan tradisional merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni, sejarah, dan identitas bangsa. Berbagai hasil kerajinan seperti batik, ukiran kayu, anyaman, hingga gerabah menjadi bukti kekayaan budaya yang perlu terus dijaga di tengah perkembangan zaman dan semakin banyaknya produk modern.
Pada Kamis (9/7/2026), di Bukit Indah,Lhokseumawe, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Sania Rahayu (18), yang berasal dari suku Jawa, mengungkapkan bahwa kerajinan tradisional merupakan hasil karya yang memiliki nilai budaya tinggi dan patut dihargai oleh masyarakat.
"Sebagai orang Jawa, saya mengenal batik sebagai salah satu kerajinan tradisional yang memiliki makna di setiap motifnya. Menurut saya, setiap daerah di Indonesia memiliki kerajinan khas yang harus dikenal dan dihargai oleh generasi muda agar tidak terlupakan," ujarnya.
Perkembangan teknologi tidak selalu memberikan dampak negatif terhadap kerajinan tradisional. Menurutnya, media sosial dan berbagai platform digital justru dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan batik, anyaman, ukiran kayu, maupun kerajinan tradisional lainnya kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat dapat mendukung para perajin dengan membeli produk kerajinan lokal, mengunjungi pameran budaya, serta membagikan informasi mengenai kerajinan tradisional melalui media sosial. Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap hasil karya para perajin.
Salah satu hambatan dalam mempertahankan kerajinan tradisional adalah semakin berkurangnya minat generasi muda karena lebih tertarik pada produk modern. Jika kondisi tersebut terus berlanjut, dikhawatirkan berbagai kerajinan khas daerah akan semakin jarang dikenal oleh masyarakat. Ia berharap generasi muda lebih peduli terhadap kerajinan tradisional dengan mulai mengenal, menghargai, dan menggunakan produk hasil karya perajin Indonesia. Ia meyakini bahwa kepedulian tersebut dapat membantu menjaga warisan budaya agar tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.