Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC - (20/05/2026) Perkembangan fashion di kalangan Generasi Z semakin beragam seiring meningkatnya penggunaan media sosial. Berbagai gaya berpakaian seperti skena, Y2K, streetwear, gothic, casual, korean style, hingga old money style kini semakin populer di kalangan anak muda, khususnya mahasiswa di Kota Lhokseumawe.
Fenomena tersebut dapat ditemukan di lingkungan kampus, tempat tongkrongan, hingga media sosial seperti TikTok dan Instagram. Banyak generasi muda mulai berani menampilkan gaya berpakaian sebagai bentuk ekspresi diri sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Sebagian anak muda mengaku gaya berpakaian mereka terinspirasi dari influencer media sosial, musisi, maupun idol favorit. Ada yang menyukai outfit bernuansa gelap dan serba hitam, sementara sebagian lainnya memilih pakaian berwarna cerah sesuai karakter masing-masing.
Salah satu mahasiswa, Khoirunnisa (19), mengatakan dirinya sering mengenakan outfit bergaya skena dengan memadukan celana gombrang dan kaos sederhana. Ia mengaku terinspirasi dari grup musik Korea bernama Cortis serta tertarik mencoba clean outfit di masa mendatang.
“Menurut saya, outfit membuat seseorang lebih percaya diri, nyaman mengekspresikan diri, serta membantu menunjukkan karakter tanpa harus mengikuti penilaian orang lain,” ujarnya.
Narasumber lainnya, Salsabilla Khoiriya Hasibuan (20), mengatakan dirinya lebih menyukai korean style dengan mengenakan dress panjang yang dipadukan cardigan berwarna cerah. Inspirasi fashion tersebut diperoleh melalui konten gadis Korea di TikTok karena dianggap sesuai dengan kepribadiannya yang feminin dan elegan.
“Saya merasa gaya berpakaian dapat meningkatkan rasa percaya diri karena membuat lebih nyaman tampil dan menunjukkan kepribadian sesuai karakter diri,” katanya.
Keduanya sepakat bahwa fashion bukan sekadar pakaian, melainkan cara mengekspresikan jati diri dan menunjukkan karakter masing-masing. Fenomena ini menunjukkan perkembangan fashion di kalangan Generasi Z tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menjadi bagian dari identitas diri di lingkungan sosial.