Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC — (19/06/2026) Aktivitas skincare dan self-care menjadi bagian dari rutinitas harian yang dilakukan banyak pekerja untuk menjaga kesehatan serta kebersihan kulit di tengah padatnya aktivitas kerja.

Namun, kesibukan yang meningkat setelah memasuki dunia kerja sering kali membuat sebagian pekerja harus menyesuaikan waktu yang mereka gunakan untuk merawat diri, termasuk dalam menjalankan rutinitas skincare sehari-hari.

Salah satu pekerja yang mengalami perubahan tersebut adalah Nabila (22), yang bekerja di kantin Innopreneur Universitas Malikussaleh. Sejak mulai bekerja, ia mengaku memiliki waktu yang lebih terbatas untuk melakukan perawatan kulit dibandingkan sebelumnya.

Menurut Nabila, aktivitas kerja yang cukup padat membuatnya tidak lagi menggunakan banyak produk perawatan kulit seperti saat masih memiliki waktu luang yang lebih banyak.

“Sejak mulai bekerja, waktu yang saya habiskan untuk melakukan skincare menjadi lebih sedikit. Karena itu, sekarang saya hanya menggunakan basic skincare yang menurut saya sudah cukup untuk menjaga kesehatan kulit sehari-hari,” ujarnya.

Basic skincare yang dimaksud umumnya terdiri dari pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya yang digunakan secara rutin sebagai perawatan dasar untuk menjaga kondisi kulit tetap sehat.

Perubahan rutinitas tersebut menunjukkan bahwa kesibukan kerja dapat memengaruhi pola self-care seseorang. Meski demikian, penggunaan skincare dasar secara konsisten tetap menjadi pilihan banyak pekerja untuk menjaga kesehatan kulit di tengah keterbatasan waktu.