Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC – Prosesi Intat Linto, tradisi mengantar mempelai pria ke kediaman mempelai wanita dalam adat pernikahan Aceh, berlangsung di Gampong Rayeuk Jawa, Kecamatan Gereudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (13/06/2026). Prosesi ini ditandai dengan iring-iringan keluarga mempelai pria yang membawa sejumlah talam berisi kue dan hantaran menuju kediaman mempelai wanita.
Talam yang dibawa dalam prosesi tersebut ditutup kain berbentuk kerucut berwarna kuning, berisi kue-kue tradisional serta sejumlah hantaran lainnya sebagai simbol penghormatan dari keluarga mempelai pria kepada keluarga mempelai wanita.
Salah seorang warga yang menyaksikan langsung prosesi tersebut, Tina (24), menceritakan suasana iring-iringan yang ia lihat saat acara berlangsung.
“Saya melihat prosesi Intat Linto berlangsung dengan sangat meriah. Keluarga mempelai pria datang secara beriringan sambil membawa talam berisi kue dan berbagai hantaran yang ditutup dengan kain berwarna kuning. Suasananya ramai dan penuh kebersamaan, banyak warga juga ikut menyaksikan. Menurut saya, tradisi ini sangat bagus karena masih menjaga adat dan mempererat hubungan antar keluarga,” ujarnya.
Tradisi Intat Linto hingga kini masih terjaga dan terus diwariskan dari generasi ke generasi di tengah masyarakat Aceh. Prosesi ini bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan cerminan nilai kebersamaan, penghormatan antarkeluarga, serta kecintaan masyarakat Aceh terhadap adat budaya leluhur mereka.