Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC - Minggu (17/05/2026) — Faisal (25), seorang warga pesisir Kota Lhokseumawe, menyampaikan kondisi Pelabuhan Lama Lhokseumawe mulai mengalami kerusakan akibat kurangnya perawatan dari pihak terkait selama beberapa tahun terakhir. Ia menjelaskan bahwa beberapa bagian bangunan pelabuhan terlihat lapuk, cat memudar, dan area sekitar mulai jarang digunakan masyarakat.
Menurutnya, Pelabuhan Lama yang berada di kawasan pesisir Kota Lhokseumawe dahulu dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat aktivitas nelayan, bongkar muat hasil laut, serta lokasi perdagangan ikan oleh warga sekitar. Namun, kondisi pelabuhan saat ini semakin memprihatinkan karena minim perhatian dan perawatan dari pemerintah maupun pihak pengelola.
Faisal mengatakan kerusakan mulai terlihat jelas ketika sebagian bangunan pelabuhan mengalami pelapukan akibat cuaca, air laut, dan usia bangunan yang sudah lama. Selain itu, kurangnya fasilitas pendukung membuat masyarakat perlahan mengurangi aktivitas di kawasan tersebut sehingga pelabuhan tampak sepi dibandingkan sebelumnya.
Ia menilai kondisi tersebut dapat mengurangi nilai sejarah Pelabuhan Lama Lhokseumawe sebagai salah satu tempat yang pernah menjadi pusat aktivitas masyarakat pesisir di daerah itu. Menurutnya, apabila kerusakan terus dibiarkan tanpa perbaikan, bangunan pelabuhan berpotensi mengalami kerusakan yang lebih parah pada masa mendatang.
Faisal berharap pemerintah segera melakukan perawatan dan perbaikan terhadap Pelabuhan Lama Lhokseumawe agar bangunan bersejarah tersebut tetap terjaga, dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, serta menjadi bagian penting dari sejarah lokal Kota Lhokseumawe.