Medan, EXPLOREPUBLIC — Minyak kayu putih tetap menjadi andalan masyarakat Indonesia untuk menghangatkan tubuh dan meredakan rasa tidak nyaman sejak usia dini hingga lanjut usia.
Penggunaan minyak kayu putih masih mudah ditemukan di rumah-rumah warga. Produk ini sering dipakai setelah mandi, saat cuaca dingin, atau ketika tubuh terasa kurang fit. Banyak orang tua mengoleskan minyak kayu putih kepada balita untuk memberikan rasa hangat dan membantu menjaga kenyamanan anak dalam aktivitas sehari-hari.
Kebiasaan tersebut biasanya diwariskan secara turun-temurun. Generasi muda mengenal minyak kayu putih dari orang tua dan kakek-nenek mereka sejak kecil.
“Menurut aku minyak kayu putih itu sudah seperti hal yang harus aku prioritaskan. Berpergian kemana-mana pasti selalu bawa (minyak kayu putih), apalagi perjalanan jauh,” kata Indah (25), salah satu warga Medan, (30/5).
Selain digunakan di rumah, minyak kayu putih juga sering dibawa saat bepergian. Ukurannya yang praktis membuat produk ini mudah disimpan di tas.
Menurut masyarakat, minyak kayu putih bukan sekadar produk kesehatan rumahan, melainkan bagian dari kebiasaan yang telah melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Hingga kini, minyak kayu putih tetap bertahan di tengah banyaknya produk modern. Kehadirannya menjadi bukti bahwa tradisi sederhana masih dipercaya masyarakat.
Bagi sebagian orang, minyak kayu putih adalah benda kecil yang selalu tersedia di rumah, dari masa balita hingga usia tua.