Aceh Tamiang, EXPLOREPUBLIC – Pada Sabtu (16/05/2026), suasana bahagia dan penuh kebersamaan terlihat dalam acara khitanan yang digelar oleh salah satu keluarga di Aceh Tamiang. Acara tersebut dihadiri oleh keluarga, kerabat, tetangga, serta masyarakat sekitar yang datang untuk memberikan doa dan dukungan kepada anak yang menjalani khitanan.

Khitanan merupakan salah satu tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat Indonesia, khususnya di Aceh. Selain menjadi bagian dari ajaran agama, khitanan juga dianggap sebagai momen penting dalam kehidupan seorang anak sebagai tanda menuju tahap yang lebih dewasa.

Sejak pagi hari, keluarga dan warga sekitar tampak bergotong royong mempersiapkan berbagai kebutuhan acara. Tradisi kebersamaan seperti memasak bersama dan membantu menyiapkan tempat menjadi pemandangan yang masih sering dijumpai dalam kegiatan masyarakat.

Suasana acara berlangsung meriah namun tetap khidmat. Para tamu yang hadir tidak hanya memberikan ucapan selamat, tetapi juga mendoakan agar anak yang dikhitan diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalani proses pemulihan.

Bagi keluarga, khitanan bukan sekadar acara seremonial. Momen ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan kerabat dan masyarakat sekitar. Kehadiran para tamu menjadi bentuk dukungan serta kebersamaan yang memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

Di tengah perkembangan zaman, tradisi khitanan masih terus dilestarikan karena memiliki nilai budaya, agama, dan sosial yang penting. Selain menjadi kewajiban bagi umat Muslim, khitanan juga mengajarkan makna kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Melalui tradisi ini, masyarakat tidak hanya merayakan sebuah tahap penting dalam kehidupan anak, tetapi juga menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.