Lhokseumawe EXPLOREPUBLIC (11/06/2026) Penggunaan batik di kalangan mahasiswa semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Batik kini tidak hanya dikenakan pada acara resmi, tetapi juga menjadi pilihan busana sehari-hari.
Perkembangan model dan motif batik yang semakin beragam membuat pakaian tradisional ini lebih mudah diterima oleh generasi muda. Banyak mahasiswa memadukan batik dengan gaya berpakaian yang modern.
Di lingkungan Universitas Malikussaleh, penggunaan batik cukup sering ditemukan dalam berbagai kegiatan akademik maupun organisasi. Mahasiswa menilai batik mampu memberikan kesan rapi tanpa mengurangi kenyamanan saat beraktivitas.
Selain digunakan sebagai busana, batik juga menjadi salah satu cara mahasiswa menunjukkan kepedulian terhadap budaya nasional. Kebiasaan tersebut turut membantu menjaga keberadaan warisan budaya Indonesia.
Salah seorang mahasiswa Universitas Malikussaleh, Fatwa (19), mengatakan bahwa batik menjadi salah satu pakaian yang sering dikenakannya ketika mengikuti kegiatan perkuliahan maupun acara kampus lainnya.
“Saya senang memakai batik karena terlihat rapi dan nyaman digunakan. Selain itu, mengenakan batik juga menjadi cara sederhana untuk menunjukkan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” ujarnya.
Menurut sejumlah mahasiswa, desain batik yang terus berkembang membuat pakaian tersebut semakin diminati. Berbagai pilihan warna dan motif menjadikan batik cocok digunakan oleh berbagai kalangan usia.
Meningkatnya minat mahasiswa terhadap batik menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki tempat di tengah perkembangan tren busana modern yang terus berubah setiap waktu.
Melalui penggunaan batik dalam aktivitas kampus, mahasiswa tidak hanya memperhatikan penampilan, tetapi juga turut berperan dalam melestarikan budaya bangsa agar tetap dikenal generasi mendatang.