Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC (11/06/2026) Di tengah tren gaya hidup mewah yang sering dianggap mahal, warga Banda Sakti membuktikan sehat cukup dengan cara sederhana, alami, dan terjangkau.

Setiap pagi mulai pukul enam, Lapangan Arun sudah ramai diisi warga berjalan santai, senam, atau sekadar mengobrol sambil menghirup udara segar lingkungan sekitar.

Ibu Siti yang rutin datang tiga tahun terakhir mengatakan, olahraga di tempat ini lebih bermanfaat tanpa perlu membayar biaya langganan pusat kebugaran sama sekali.

“Cukup bangun pagi dan pakai baju nyaman, berjalan keliling lapangan membuat badan terasa ringan serta pikiran menjadi lebih tenang sebelum beraktivitas seharian,” ujarnya.

Selain gerak badan, pola makan diperhatikan dengan memilih bahan lokal segar dari pasar tradisional, ikan tangkapan nelayan, dan buah musiman yang harganya terjangkau.

Pak Harun, pedagang sayur, mengamati perubahan warga yang kini lebih sering bertanya barang segar dan alami ketimbang membeli makanan instan kemasan.

Mereka sadar masakan sendiri lebih bersih dan terjamin kualitasnya, sehingga perlahan mengurangi kebiasaan mengonsumsi minuman manis serta camilan kurang sehat.

Keseimbangan batin pun dijaga dengan meluangkan waktu berkumpul keluarga, membantu tetangga, serta beristirahat cukup tanpa terus-menerus memegang gawai.

Tenaga kesehatan Puskesmas Banda Sakti menjelaskan gaya hidup teratur turunkan risiko penyakit, dan bisa dijalankan siapa saja tanpa membutuhkan biaya besar.

Tren ini membuktikan hidup berkualitas tak harus mengikuti standar media sosial, melainkan cukup dengan cara sederhana yang selaras dengan kearifan lokal setempat.