Lhokseumawe,EXPLOREPUBLIC-COM -Penggunaan bahasa daerah masih menjadi kebiasaan yang dilakukan sebagian mahasiswa. Kebiasaan tersebut masih bertahan meskipun penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa gaul semakin banyak digunakan.

Salah satu bahasa daerah yang masih sering digunakan mahasiswa adalah bahasa Aceh. Biasanya bahasa tersebut digunakan saat berkomunikasi dengan teman yang berasal dari suku yang sama.

Dalam wawancara yang dilakukan di Universitas Malikussaleh pada Selasa (09/06/2026), Riadus (19), Ulfi (19), dan Ulva (19) mengaku masih menggunakan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut mereka, penggunaan bahasa Aceh membuat percakapan terasa lebih nyaman dan mudah dipahami. Karena memiliki latar belakang budaya yang sama, komunikasi juga terasa lebih akrab.

Riadus mengatakan dirinya sudah terbiasa menggunakan bahasa Aceh sejak kecil. Kebiasaan tersebut berasal dari lingkungan keluarga yang lebih sering menggunakan bahasa daerah di rumah.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ulfi dan Ulva. Keduanya mengaku bahasa Aceh masih sering digunakan saat berbicara dengan keluarga maupun teman sesama orang Aceh.

Mereka biasanya menggunakan bahasa daerah ketika bertemu teman yang memiliki suku yang sama. Selain lebih nyaman, penggunaan bahasa daerah juga membuat suasana percakapan terasa lebih santai.

Ketiganya menilai penggunaan bahasa daerah merupakan salah satu cara menjaga budaya. Mereka berharap generasi muda tetap menggunakan bahasa daerah agar tidak hilang di masa mendatang.