Lhokseumawe, EXPLOREPUBLIC.COM — Generasi muda Aceh terus berperan dalam menjaga kelestarian tarian tradisional yang menjadi warisan budaya daerah, seperti Tari Seudati yang berkembang di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya. Mereka aktif mengikuti kegiatan seni untuk mengenal dan melestarikan budaya Aceh.
Kegiatan pelestarian tari tradisional dilakukan di berbagai tempat latihan seni dan sekolah di Aceh. Kamis, 04/06/2026. Program ini berlangsung secara rutin sepanjang tahun untuk memperkenalkan tarian daerah kepada generasi muda sejak dini.
Menurut para pelatih tari, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga budaya daerah. Hal ini karena mereka akan menjadi penerus yang dapat mengenalkan tarian tradisional kepada masyarakat luas.
Salah satu generasi muda yang aktif dalam kegiatan tersebut adalah Aditya Maulana (19). Ia mengikuti latihan tari tradisional di sebuah tempat latihan seni karena ingin mempelajari sekaligus melestarikan budaya Aceh.
“Saya belajar tari tradisional karena ingin menjaga budaya daerah agar tidak hilang. Selain itu, saya juga ingin memperkenalkan tarian Aceh kepada teman-teman dan masyarakat,” ujar Aditya Maulana saat diwawancarai.
Melalui latihan rutin dan berbagai pertunjukan budaya, generasi muda dapat membantu menjaga keberadaan tarian tradisional Aceh. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, budaya daerah diharapkan tetap dikenal oleh generasi berikutnya.